Seandainya...

Saya tidak tahu apa yang saya akan lakukan kalau saja saya tidak duduk berdampingan dengan kamu di atas sofa empuk warna hijau kamar apartemen mahal yang baru saja kamu sewa malam itu juga. Saya tidak tahu apa jadinya klaau malam itu saya dan kamu tidak duduk nerdampingan disana.
Saya haus.
Saya lapar.
Kamu dengan senang hati menawarkan.
Kamu dengan senang hati menyediakan.
Saya tidak tahu apa jadinya malam itu tanpa kamu. Sendainya saya tidak ke klab malam kelas atas malam itu. Saya benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi pada saya kalau saja saya tidak bertemu denganmu saat itu juga.
Saya linglung.
Saya bingung.
Kamu bersedia tersenyum.
Kamu bersedia menanggung apapun.
Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan malam itu kalau suami saya tahu saya keluyuran sama gigolo kelas atas.
Kamu dengan senang hati menawarkan.
Saat saya sangat lapar.
Kamu dengan senang hati menyediakan.
Saat saya sangat haus.
Kamu bersedia tersenyum.
Saat saya linglung.
Kamu bersedia menanggung apapun.
Saat saya bingung.
Seandainya saja suami saya punya hati seperti kamu. Mungkin saya tidak akan selingkuh.
Seandainya saja suami saya dengan senang hati menawarkan saat saya sangat lapar. Sendainya saja suami saya dengan senang hati menyediakan saat saya benar-benar haus. Seandainya saja suami saya bersedia tersenyum saat saya linglung. Seandainya saja suami saya dengan senang hati menanggung apapun saat saya bingung. Sendainya saja saya tidak memergokinya malam itu, mungkin saya tidak akan ikut-ikutan selingkuh.
21 maret 07
...seandainya saja dia setia, mungkin anak-anak akan lebih bahagia...

No comments: