Masa Kini Empedu Hati



Untuk hari ini,
masih ada malam
yang harus aku selesaikan
dengan serigala lapar

Dimana
aku sudah berjanji
aku akan
memberi separuh dagingku
untuk dia makan
hidup-hidup

Dimana
di hutan ini
aku membeiarkan diriku
diterkam
dicungkil
dikulum
dagingku
berkut darahnya
juga menjilat air mata

Raung hatiku
visualisasinya
lebih patut diludahi
lebih cocok dibalut
dengan kalimatMu
yang tak kasat mata

Empedu hatiku
lebih kotor dari itu

No comments: