Innalillahi...

Saat memutar balikkan fakta
Dirasa kemenangan
Selamat datang iblis garang
Berkeliaran di darah
Tidak ditampik hati yang keruh penuh nanah amarah
Tersimpan membusuki akal
Menjerat kebaikan
Menolak surga

Wahai kekasih, pendamping senyumku
Dimana akalmu?
Tidakkah kita manusia lebih hina dari babi, anjing, dan serigala tanpa menggunakannya?

Sampai mana iblis dibiarkan menggerogoti?

No comments: