Cerita



Saat diam
Tidak bisa lagi
Bicara
Tentang kekecewaan
Atau
Tertawa
Tidak lagi bisa
Tutupi
Keterpurukan

Saya
Dan
Kamu
Lari
Ke
Alam mimpi

Dimana
Tidak ada
Tawa
Sedih
Haru
Sesak

Dimana
Cuma ada
Mimpi
Yang membawa jauh
Ke mimpi-mimpi
Kita
Yang
Cuma sekedar
Mimpi-mimpi

Yang cuma
Nyata
Bukan di depan mata
Bukan di dalam hati
Tapi di mimpi

Yang terus membawa
Ke diam
Ke tawa
Dan mengembalikan
Kita
Ke mimpi

Sedih, iya
Tapi lebih baik
Daripada
Tidak punya mimpi
Sama sekali

Mungkin.

Mungkin juga tidak.

No comments: